Cara Mengobati Kanker Darah Leukimia

Penderita leukemia memiliki banyak pilhan pengobatan. Pilihan-pilihan tersebut diantaranya menanti sambil waspada (watchful waiting), kemoterapi, target terapi, terapi biologi, terapi radiasi, dan transplantasi sel induk. Namun, jika pankreas membengkak, dokter mungkin menyarankan operasi pengangkatan pankreas. Kadang-kadang digunakan juga kombinasi dari beberapa jenis pengobatan diatas.

Pilihan pengobatan penderita leukemia tergantung pada 3 aspek yaitu jenis leukemia, usia dan kondisi sel-sel leukemia. Apakah ditemukan dalam cairan serebrospinal. Biasanya dokter juga mempertimbangkan gejala dan kesehatan umum pasien.

a. Pengobatan untuk leukemia akut

Orang dengan leukemia akut perlu segera dirawat. Tujuan pengobatannya adalah menghancurkan tanda-tanda leukemia dalam tubuh dan menghilangkan gejalanya. Hal ini disebut dengan masa remisi. Setelah penderita mengalami masa remisi terapi yang dilakukan lebih bertujuan untuk mencegah kekambuhan. Jenis terapi ini disebut terapi konsolidasi atau terapi pemeliharaan. Banyak orang dengan leukemia akut dapat disembuhkan dengan terapi tersebut.

b. Pengobatan untuk leukemia kronis

Apabila memiliki leukemia kronis tanpa gejala, mungkin tidak perlu segera dirawat. Dokter akan melihat keadaan kesehatan dengan cermat sehingga perawatan dapat dijalankan saat Anda mulai mengalami gejala. Perawatan ini disebut watchful waiting (menanti sambil waspada). Ketika akan dilakukan pengobatan untuk leukemia kronis, transplantasi sel induk menjadi pilihan beberapa orang untuk sembuh. Namun, jarang dilakukan kemoterapi.


=====================================

>>> Keladi Tikus (Typhonium Flagelliforme) Membantu Menghambat Pertumbuhan Kanker/Tumor dan Memelihara Daya Tahan Tubuh, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Kanker Leukimia and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *