Leukemia Limfositik Akut

Leukemia limfositik kronis (LLK) cenderung untuk menjadi gangguan ringan yang terutama menyerang individu yang berusia antara 50-70 tahun. Negara barat melaporkan penyakit ini sebagai leukemia yang umum terjadi. Penyakit ini didiagnosis selama pemeriksaan fisik atau pengobatan untuk penyakit lain.

Secara klinis faktor penyebab penyakit leukemia limfositik akut ini adalah :

1. Banyak diantaranya asimptomatik
2. Manifetasi yang mungkin adalah anemia, infeksi atau perbesaran nodus limfe dan organ abdomen.
3. Jumlah ertirosit atau trombosit mungkin normal atau menurun
4. Limfositosis selalu ada

Bentuk leukemia linfositik akut ini terbanyak pada anak-anak hingga mencapai 75-80 % leukemia pada masa kanak-kanak. Infiltarsi sumsum tulang oleh sel limfoblastik menyebabkan anemia, memar (trombosiopenia) dan infeksi (neutropenia). Limfoblas biasanya ditemukan dalam darah tepi dan selalu ada di sumsum tulang, terjadi limfadenopati, splenomegali, dan hepatomegali. 70 % anak dengan leukemia limfatik akut kini bisa disembuhkan.

Leukemia LImfositik kronis

Terjadi pada manula dengan limfadenopati generalisata dan peningkatan jumlah leukosit disertai limfositosis. Perjalanan penyakit biasanya jinak dan indikasi pengobatan adalah hanya jika timbul gejala.

Leukemia mieloid akut

Terjadi pada semua usia tetapi lebih jarang pada anak-anak. Mieloblas menginfiltrasi sumsum tulang dan ditemukan dalam darah. Sering terjadi anemia, perdarahan, atau infeksi. Jarang disertai keterlibatan organ lain.

Leukemia mieloid kronis

Biasanya timbul di usia paruh baya, seringkali diam-diam disertai anemia, penurun berat badan, dan demam. Jumlah leukosit sangat meningkat disertai perkursot mieloid pada sumsum tulang dan darah perifer (darah tepi). Limpa dan ada tahap kanjut hati sangat membesar, Pada lebih dari 90 % pasien, leukosit mengandung kromosom Philadelphia, suatu translokasi gen di regio kelompok pemecahan (breakpoint cluster regionlbcr) pada lengan kromosom.


=====================================

>>> Keladi Tikus (Typhonium Flagelliforme) Membantu Menghambat Pertumbuhan Kanker/Tumor dan Memelihara Daya Tahan Tubuh, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Kanker Leukimia and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *